Cellfood Liquid for life merupakan formula yang telah memenangkan & mendapatkan pengakuan internasianal selama lebih dari 40 tahun.Cellfood mengandung oxygen dan hidrogen dihasilkan dari "Water Spliting Technology". Dari pemisahan tersebut Cellfood mampu memenuhi kebutuhan oksigen, hidrogen dan nutrisi yang dibutuhkan melalui penyerapan secara langsung oleh tubuh sampai pada sel-sel yang paling kecil dan langsung bekerja memenuhi kebutuhan oxygen dari setiap sel-sel yang ada. Info Selengkapnya >>
Every man has a place
In his heart there’s a space
And the world can’t erase his fantasies
Take a ride in the sky
All our ship fantasize
All your dreams will come true right away
And we will life together,
Until the twelfth of never
Our voices will ring forever, as one.
Come to see, victory,
In a land called fantasy
Loving life for you and me,
To behold, to your is ecstasy
You will find, other kind,
That has been in search of you,
Many lives has brought you to,
Recognize it’s your life now in review.
Every thought is a dream,
Rushing by in a stream
Bringing life to your kingdom of doing
Take a ride in the sky
All our ship fantasize
All your dreams will come true right away
Our voices will ring together
Until the twelfth of never
We all, will live forever, as one.
Come to see, victory,
In a land of fantasy
Loving life a new decree,
Bring your mind to everlasting liberty
As you stay, for the play
Fantasy, has in store for you,
Glowing light will see you through,
It’s your day, shining day, all your dreams come true…
As you glide, in your stride
With the wind, as you fly away
Give a smile from your lips, and say
I am free, yes I’m free, now I’m on my way
Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, “Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya.”
“Nggak, Dik. Saya lapar mau makan nasi saja,” kata si pemuda menolak. Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran.
Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda, sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, “Tidak, Dik. Saya sudah kenyang.”
Sambil berkukuh mengikuti si pemuda, si anak berkata, “Kuenya bisa buat oleh-oleh pulang, Om.”
Dompet yang belum sempat dimasukan ke kantong pun dibukanya kembali. Lalu, dikeluarkan dua lembar ribuan dan si pemuda menyodorkan kepada si anak penjual kue. “Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya.”
Dengan senang hati si anak itu menerima uangnya dan bergegas keluar restoran. Lalu, ia memberikan uang itu kepada pengemis di depan restoran. Merasa heran dan sedikit tersinggung, si pemuda menegur si anak penjual kue, “Hai, Adik Kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang? Kenapa setelah uang ada di tanganmu malah kamu berikan ke orang lain?”
“Om, jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh Ibu saya sendiri dan Ibu pasti akan sedih dan marah jika saya menerima uang dari Om bukan dari hasil menjual kue. Tadi Om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu.”
Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. “Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh.” Si anak pun segera menghitung dengan gembira.
Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, “Terima kasih Dik atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu.” Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, “Terima kasih, Om. Ibu pasti akan senang sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami.”
Pembaca yang budiman.
Dari hasil didikan seorang ibu yang luar biasa, lahirlah anak yang hebat! Walaupun mereka miskin harta tetapi mereka kaya mental! Menyikapi kemiskinan bukan dengan mengemis dan minta belas kasihan dari orang lain tetapi dengan bekerja keras, membanting tulang. Karena sesungguhnya, KERJA ADALAH KEHORMATAN bagi setiap manusia!
Salam Sukses Luar Biasa!!!
Andrie Wongso
www.andriewongso.com
My name is Nick Vujicic and I was born without limbs and doctors have no medical explanation for this birth “defect”. As you can imagine, I was faced with many challenges and obstacles. Their first born son had been born without limbs! There were no warnings or time to prepare themselves for it. The doctors had no answers at all! There is still no medical reason why this had happened and Nick now has a Brother and Sister who were born just like any other baby.
I know that there is no such thing as luck, chance or coincidence that these “bad” things happen in our life.
I had complete peace knowing that God won’t let anything happen to us in our life unless God has a good purpose for it all
I am now twenty-threeyears old and have completed a Bachelor of Commerce majoring in Financial Planning and Accounting. I am also a motivational speaker and love to go out and share my story and testimony wherever opportunities become available. I have developed talks to relate to and encourage students through topics that challenge today’s teenagers. I am also a speaker in the corporate sector.
I have a passion for reaching out to youth and keep myself available for whatever God wants me to do, and wherever He leads, I follow.
Writing several best-selling books has been one of my dreams and I hope to finish writing my first by the end of the year.
It will be called “No Arms, No Legs, No Worries!”
I believe that if you have the desire and passion to do something, and if it’s God’s will, you will achieve it in good time. As humans, we continually put limits on ourselves for no reason at all! What’s worse is putting limits on God who can do all things. We put God in a “box”. The awesome thing about the Power of God, is that if we want to do something for God, instead of focusing on our capability, concentrate on our availability for we know that it is God through us and we
can’t do anything without God. Once we make ourselves available for God’s work, guess whose capabilities we rely on? God’s!
The ONLY FEAR IN LIFE: IS THAT I FORGET HOW GOD HAS LED ME IN THE PAST!
And remember: WHEN YOU’RE BUSY JUDGING PEOPLE, YOU HAVE NO TIME TO LOVE THEM.
Jangan memikirkan kegagalan. Kegagalan itu sangat alami, bahkan memperindah hidupmu. Bisakah kau membayangkan kehidupan tanpa tantangan? Hidupmu akan terasa hambar… kendati sudah berusaha seribu kali dan setiap kali kau gagal, berusahalah sekali lagi!
Bertempat di Indo Alam Resort Cipanas, Puncak Jawa Barat pada tanggal 7, 8 dan 9 September 2007, PT. ATM INDONESIA menyelenggarakan Road To Success Camp bagi para Distributor Cellfood. Seminar dihadiri lebih dari 60 distributor dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Menado, Pontianak, Bali bahkan distributor dari Lombok, dimana para distributor selama 3 hari 2 malam menyamakan visi dan misinya untuk memajukan ATM di Indonesia. Acara serupa juga telah diadakan pada bulan Mei 2007 lalu dan pada bulan November mendatang akan diadakan di Puncak Brastagi Sumatera Utara dan bulan Desember di Puncak Jawa Barat.
Bila anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, anda bisa temukan berjuta-juta dengan mudahnya. Namun, alasan tetaplah alasan. Ia takkan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. Kerapkali, alasan serupa dengan pengingkaran. Semakin banyak menumpuk alasan semakin besar pengingkaran pada diri sendiri. Ini menjauhkan anda dari keberhasilan, sekaligus melemahkan kekuatan diri sendiri. Berhentilah mencari suatu alasan untuk menutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.
Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas, ditimbanya berliter-liter tanah keruh dari sungai. Ia saring lumpur dari pasir. Ia sisir pasir dari logam. Tak jemu ia lakukan hingga tampaklah butiran emas berkilauan. Begitulah semestinya anda memperlakukan kegagalan. Kegagalan itu seperti pasir keruh yang menyembunyikan emas. Bila anda terus berusaha, tekun mencari perbaikan di sela-sela kerumitan, serta berani menyingkirkan alasan-alasan, maka anda akan menemukan cahaya kesempatan. Hanya mencari alasan, sama saja dengan membuang pasir dan semua emas yang ada di dalamnya.
Ketika orang lain berbicara sejuta bahasa, tetaplah bekerja. Cangkul-lah sawah itu dan taburi benih. Ketika orang lain berdiam tak tahu harus berkata apa, teruskan kerja anda. Siangi dan airi putik-putik yang baru bertunas itu. Ketika orang lain saling tuding, saling hunus, bekerjalah dalam istirahat anda. Senandungkan serinai pengundang angin dan gerimis. Ketika orang lain terlelap dalam tidurnya nyenyak mereka, jangan putuskan kerja anda. Bekerjalah dengan doa dan harapan, ”semoga ikhtiar ini menjadi keabaikan bagi segenap semesta”. Maka, ketika orang lain tergugah dari peraduannya, ajaklahmereka untuk mengangkat sabit memungut panen yang telah masak. Bila mereka tak jua berkenan, jangan kecil hati. Terus adan tetaplah bekerja. Bekerja, karena itulah yang semestinya kita kerjakan.
Apapun yang terjadi di muka bumi, sang mentari tak berhenti sedetikpun dari kerja, mengipasi tungku pembakaran raksasanya, menebarkan kehangatan ke seluruh galaksi. Maka tak ada alasan yang lebih baik untuk keberadaan kita di sini, selain bekerja mengubah energi hangat matahari menjadi kebaikan semesta.
Pada suatu saat hiduplah seorang anak laki-laki bernama Monty.
Ayahnya adalah seorang pelatih kuda miskin yang kerjanya melatih kuda-kuda di tiap peternakan, pindah dari satu tempat ke tempat yang lain,dari satu peternakan dari peternakan yang lain.
Singkat crita sang anak sering pindah-pindah sekolah karena mengikuti pekerjaan sang ayah.
Ketika kita Jatuh cinta, kita bekerja lebih baik ditempat kerja & pekerjaan yang kita lakukan dan (seringkali kali lingkungan kita) bisa ikut berubah tanpa kita sadari, orang-orang yang terus melakukan kegiatan Superior dengan baik sampai usia lanjut adalah orang-orang yang jatuh cinta. Tapi cinta tidak terbatas cinta romantis.
Cinta ini dapat meliputi penghargaan dan ketertarikan yang "penuh kasih" kepada orang lain. Cinta mempunyai efek menaikkan tingkat frekuensi kita dan membuat kita bersinar.
Bukankah menyenangkan jika kita dapat Jatuh cinta sepanjang hidup??? luv….
Nama :Michelle Vallery Halim Lokasi : Medan Umur : 5 tahun 9 bulan Penyakit : Paru-paru, Antibody lemah
Setelah lahir 5 jam, Michelle mengalami sesak nafas, 5 jam berikutnya masuk ICU dirumah sakit ternama di Jakarta. Dalam usaha memyelamatkan nyawanya, ternyata antibiotic dalam jumlah banyak itu justru membuat tubuh Michele jadi lemah, tidak berdaya, anak ini sempat membiru sewaktu perjalanan menuju rumah sakit lain, karena otaknya sudah kekurangan oksigen. Selama 28 hari keluar dari RS dalam kondisi tubuhnya yang lembek.
Kesuksesan Ibarat Pohon, ia tumbuh dr bawah, bukan dari atas, ia tumbuh dari biji menjadi tunas, tumbuh dr kecil hingga menjadi sebuah pohon yang besar dan kuat, dimasa tumbuhnya dia harus berjuang melawan godaan dan tantangan dari luar dan dalam dirinya sendiri, kadang dia berusaha menahan kerasnya terpaan angin dan air kadang berusaha bertarung melawan parasit yang ada didalam dirinya…, karena kekuatan dan kegigihannya perjuangan dia membuahkan hasil, dia menjadi sebuah pohon yang besar, kuat dan berbuah lebat, mampu melndungi semua yang mencoba berteduh dibawahnya… Beyond the outer limits - Selamat datang di Change.blogsome.com
Berubah atau mati. Buat apa terus dipertahankan kalau ia hanya menjadi beban masyarakat? Hidup, tetapi mengidap penyakit ketuaan, tidak memberi manfaat, dan menyulitkan banyak orang. itu kata Rhenald Kashali dalam bukunya " Change " ajakan untuk membuat suatu perubahan menghasilkan prestasi besar. Dalam setiap perubahan selalu ada dua pihak: Mereka yang menganut asas "seeing is believing" dan "believing is seeing". Padahal untuk menciptakan
perubahan, pertama-tama harus ada yang bisa mengajak semua pihak "melihat". Namun ini saja
tidak cukup. Mereka yang "melihat" belum tentu "bergerak" dan yang "bergerak" belum tentu "mampu menyelesaikannya". Sebagian besar orang telah terperangkap oleh kesuksesan masa lalu. Dan seperti kata Peter Drucker, bahaya terbesar dalam turbulensi bukanlah turbulensi itu sendiri, melainkan "cara berpikir kemarin" yang masih dipakai untuk memecahkan masalah sekarang. Welcome to change.blogsome.com