Berubah atau mati. Buat apa terus dipertahankan kalau ia hanya menjadi beban masyarakat? Hidup, tetapi mengidap penyakit ketuaan, tidak memberi manfaat, dan menyulitkan banyak orang. itu kata Rhenald Kashali dalam bukunya " Change " ajakan untuk membuat suatu perubahan menghasilkan prestasi besar. Dalam setiap perubahan selalu ada dua pihak: Mereka yang menganut asas "seeing is believing" dan "believing is seeing". Padahal untuk menciptakan perubahan, pertama-tama harus ada yang bisa mengajak semua pihak "melihat". Namun ini saja tidak cukup. Mereka yang "melihat" belum tentu "bergerak" dan yang "bergerak" belum tentu "mampu menyelesaikannya". Sebagian besar orang telah terperangkap oleh kesuksesan masa lalu. Dan seperti kata Peter Drucker, bahaya terbesar dalam turbulensi bukanlah turbulensi itu sendiri, melainkan "cara berpikir kemarin" yang masih dipakai untuk memecahkan masalah sekarang.
Selamat datang di change.blogsome.com

Visit our sponsor:


-------------------------------------------------------------------------------------------------------


:: News and Info

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bisnis Jaringan Pemasaran

Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari Tabloid NOVA No. 728/XIII

Tertarikkah Anda memiliki sebuah bisnis yang bermodal kecil? Sudah modalnya kecil, risikonya juga kecil. Anda bisa melakukan bisnis ini di mana pun Anda berada, kapan pun Anda menginginkannya, dan � yang paling enak - ada konsultan yang akan memberikan saran-saran yang Anda butuhkan agar Anda bisa berhasil di bisnis tersebut.

Bila selama ini Anda selalu punya keinginan untuk memiliki bisnis sendiri, mungkin bisnis seperti itulah Anda butuhkan. Mungkin Anda terperangah. Apa iya bisnis semacam itu? Ada dong. Malah, banyak sekali orang yang sudah berbondong-bondong menjalankan bisnis ini, yang � ketika pada awalnya umumnya dilakukan secara sampingan, sebelum akhirnya - dilakukan secara full time.

Tertarik? Simak lebih lanjut.

GAMBARAN SEDERHANA

Saya akan coba menggambarkan bisnis ini dengan sebuah cara yang sederhana. Pertama-tama, saya ingin Anda memejamkan mata dan mencoba mengingat-ingat: pernahkah dalam suatu waktu dalam hidup Anda, Anda menjual sesuatu kepada teman Anda? Anda memiliki seorang teman dan Anda menjual � katakan � jam tangan Anda pada dia.

Ya, mungkin tidak harus jam tangan. Anda mungkin pernah menjual sebuah baju, sebuah celana, atau sepasang sepatu. Ingat, Anda tidak memiliki bangunan untuk Anda memajang barang-barang tersebut, tapi hanya ada Anda, barang yang Anda jual, dan pembeli Anda.

Pernah? Saya rasa hampir 90 persen Anda pernah melakukannya. Oke, sekarang apa yang Anda dapatkan dari penjualan tersebut? Yang jelas Anda akan mendapatkan keuntungan eceran, di mana Anda membeli barang tersebut dari suatu tempat entah di mana dengan harga tertentu, dan Anda menjual lagi barang itu kepada teman Anda dengan harga yang lebih tinggi.

Sebagai contoh, Anda membeli barang dengan harga Rp 10.000, dan menjual lagi barang itu dengan harga Rp 13.000 . Selisih antara harga jual dan harga beli itulah keuntungan eceran Anda.

Nah, itu baru dari satu barang. Sekarang bayangkan kalau Anda tidak hanya memiliki satu barang untuk dijual, tapi belasan, puluhan, ratusan, bahkan ribuan barang. Ibaratnya, Anda seperti toko serba ada, di mana apa saja yang orang butuhkan, Anda memilikinya. Yang jelas, ini berarti Anda akan memiliki bukan hanya keuntungan eceran dari satu barang saja, tapi dari banyak sekali barang yang Anda jual.

HARUS ADA BANGUNAN?

Kalau mau jualan, kita mesti punya semacam toko, dong. Begitu mungkin Anda berpikiri. Ternyata tidak selalu demikian. Lho, lalu bagaimana orang tahu bahwa Anda memang menjual barang-barang tersebut? Jawabannya adalah dari perkenalan. Kalau Anda dikenal oleh teman-teman Anda satu sekolah dulu bahwa Anda sering menjual jam tangan, maka setiap kali teman-teman Anda akan mencari jam tangan, mereka pasti akan datang kepada Anda. Itu karena Anda sudah dikenal sebagai penjual jam tangan. Jadi di sini, Anda tidak perlu punya bangunan untuk memajang barang-barang Anda kan? Anda hanya perlu dikenal sebagai penjual barang tersebut.

Namun demikian, katakan saja Anda memiliki bangunan untuk memajang barang-barang jualan Anda, mungkin penjualan Anda akan meningkat. Akan tetapi sebanyak-banyaknya barang daganga, mentok-mentoknya berapa sih? Ditambah lagi, adanya bangunan mungkin membuat Anda harus memiliki waktu khusus untuk menjaga toko Anda.

Perlu diingat pula, Anda mungkin harus membeli stok dalam jumlah yang cukup banyak karena barang-barangnya memang banyak sekali. Ini berarti, Anda harus keluar modal yang cukup besar. Jadi di sini, Anda memang akan mendapatkan keuntungan eceran. Tapi keuntungan itu baru akan Anda dapatkan kalau Anda menjual. Nah kalau Anda sakit bagaimana? Keuntungan eceran Anda mungkin akan berhenti.

MEMBANGUN JARINGAN PEMASARAN

Jadi, daripada Anda mengandalkan diri Anda sendiri (di mana bisa saja sewaktu-waktu Anda sakit dan terpaksa harus berhenti menjual), kenapa Anda tidak membangun jaringan orang yang melakukan persis seperti yang Anda lakukan?

Jadi disini, apa yang Anda lakukan adalah dengan membuka sebuah jaringan pemasaran (network marketing). Di dalam jaringan tersebut terdapat belasan, puluhan, bahkan mungkin ratusan ribu orang yang melakukan penjualan persis seperti yang Anda lakukan. Masing-masing dari mereka akan mendapatkan keuntungan eceran persis seperti yang Anda dapatkan. Sehingga kalau Anda berhenti dan tidak bisa menjual, entah karena sakit atau karena apa pun, jaringan pemasaran Anda akan terus menjual dengan atau tanpa Anda.

Kalau dilihat, bisnis ini mirip-mirip seperti bisnis waralaba. Es Teler 77 misalnya. Es Teler 77 adalah nama sebuah warung makanan dan minuman yang sangat terkenal milik pengusaha Indonesia bernama Sukyatno Nugroho. Saya tidak pernah melihat catatan keuangannya, tapi yang jelas Es Teler 77 didatangi banyak sekali pengunjung, entah untuk sekadar minum es, makan bakso, mi ayam, siomay atau apa pun itu.

Nah, bila Es Teler 77 hanya memiliki satu tempat saja (selanjutnya kita sebut outlet), maka bila outlet itu ramai, mungkin akan makin besar keuntungan yang didapatkan oleh pemiliknya. Namun akibatnya dalam jangka panjang satu outlet tersebut harus terus-menerus buka untuk bisa terus mendapatkan pengunjung yang datang. Coba bayangkan apa yang akan terjadi bila terjadi sesuatu dan outlet tersebut terpaksa tidak bisa dibuka?

Di sini, pemilik Es Teler 77 bisa buka cabang. Dia bisa membuka 1, 2, 10, bahkan 100 cabang. Masalahnya, seringkali buka cabang itu butuh biaya. Semakin banyak cabang yang dibuka, akan makin besar biaya yang dibutuhkan. Pemilik Es Teler 77 bisa saja menawarkan hak untuk membuka Es Teler 77 itu kepada pihak lain yang memiliki modal. Sebagai contoh, kalau Anda punya uang sejumlah minimal tertentu, Anda bisa datang ke kantor Es Teler 77, dan membeli hak untuk bisa membuka cabang Es Teler 77.

Kalau Anda lulus tes, maka Anda akan mendapat dukungan berupa pembagian rahasia resepnya, konsep pelayanannya, desain interior yang disarankan, dan sebagainya dan sebagainya yang memang sudah terbukti berhasil menarik pengunjung. Makanya kalau Anda datang ke outlet Es Teler 77 di mana pun, pelayanannya sudah baku. Mulai dari seragam pelayannya, sampai cita rasa makanan yang disajikan.

Lalu apa yang didapatkan oleh pemilik awal Es Teler 77 dari outlet yang Anda buka? Jawabannya ini: Anda harus membagi hasil penjualan Anda setiap tahunnya kepada pemilik awal Es Teler 77. Ini disebut royalti. Semakin banyak orang yang tertarik memiliki outlet Es Teler 77, semakin besar royalti yang masuk ke pemilik awal. Dan biasanya, jumlah outlet yang dibuka bisa lebih banyak dengan sistem waralaba daripada kalau pemilik Es Teler 77 itu membuka cabang dengan biaya sendiri. Ini juga yang terjadi pada Restoran McDonald, di mana sekarang rata-rata ada satu cabang McDonald yang buka tiap harinya di seluruh penjuru dunia, sehingga dari tahun ke tahun, royalti yang masuk ke pemilik awal McDonald bukannya mengecil tapi malah makin besar.

Anda tak harus melakukan sendiri penjualan barang-barang dagangan Anda. Sebab, Anda dapat membuka jaringan pemasaran di mana di situ terdapat orang-orang yang melakukan persis seperti yang Anda lakukan. Bagusnya lagi, kalau jaringan pemasaran Anda sudah cukup besar, Anda tidak perlu menjual banyak-banyak. Anda cukup menjual sedikit, tapi bila tiap orang dalam jaringan Anda juga menjual sedikit, total omzet dalam jaringan pemasaran Anda sudah menjadi sangat besar. Di sini, selain keuntungan eceran, Anda juga akan mendapatkan penghasilan berupa persentase pembagian dari omzet penjualan dalam jaringan Anda. Menarik, kan?

Bahkan, kalau jaringan pemasaran Anda sudah memenuhi syarat omzet tertentu juga, Anda bisa saja tidak perlu lagi terus menjalankan usaha ini, karena jaringan pemasaran Anda nanti yang akan memberikan penghasilan kepada Anda. Jadi, Anda hanya bekerja sebentar selama beberapa tahun dalam membangun jaringan, dan ketika jaringan itu sudah “jadi”, jaringan itulah yang akan menjadi aset dan memberikan Anda penghasilan secara rutin (bahkan mungkin makin besar) dari tahun ke tahun, selama-lamanya, terlepas dari apakah Anda masih aktif atau tidak bahkan masih hidup atau tidak.

Bahkan, penghasilan itu bisa Anda wariskan kepada anak cucu Anda kelak. Jadi di sini, fokus Anda adalah membuat jaringan, bukan melulu menjual barang.

SESUAI WAKTU LUANG

Dalam prakteknya, untuk bisa menjalankan bisnis jaringan pemasaran, Anda harus terdaftar di sebuah perusahaan penyedia barang dan jasa seperti yang saya ceritakan di atas tadi. Perusahaan itulah yang akan menyediakan barang dan jasa kepada Anda, untuk lalu Anda jual kepada pembeli dan pelanggan Anda.

Untuk bergabung, Anda harus disponsori oleh seseorang yang sudah lebih dulu bergabung dalam bisnis tersebut. Dialah yang akan memperkenalkan Anda kepada barang dan jasa yang dijual oleh perusahaan, dan juga memperkenalkan bisnis ini kepada Anda.

Pada gilirannya, ketika Anda mulai membangun jaringan dengan menceritakan bisnis ini kepada rekan-rekan Anda dan mensponsori mereka, maka seluruh garis sponsorisasi itu akan dicatat oleh perusahaan. Ini karena ketika Anda dan rekan-rekan Anda mendaftar, di formulir pendaftarannya terdapat kolom tentang siapa nama sponsornya, di mana semua ini nantinya akan dicatat oleh perusahaan dan masuk ke dalam data-data di komputernya.

Di bisnis seperti ini, modal yang dibutuhkan umumnya tidak seberapa. Mulai dari beberapa puluh hingga ratusan ribu rupiah saja. Ini tentunya berbeda dengan bisnis-bisnis konvensional lain yang membutuhkan modal minimal sejumlah beberapa juta rupiah. Itu pun belum tentu berhasil. Karena kecilnya modal yang dibutuhkan di bisnis ini, otomatis risikonya hampir tidak ada.

Bagaimana mengenai tempatnya? Dalam bisnis ini, Anda bisa menjalankannya di mana pun Anda berada, karena untuk menjalankan bisnis ini Anda cukup hanya bermodalkan kertas dan pena sehingga praktis Anda bisa melakukannya di mana saja. Ditambah lagi, Anda tidak perlu meninggalkan pekerjaan atau bisnis Anda sekarang, karena bisnis ini bisa Anda atur waktunya sesuai dengan waktu luang yang Anda miliki.

Yang paling menarik, bisnis jaringan pemasaran yang baik biasanya juga memberikan Anda sebuah cara yang sudah terbukti berhasil dijalankan sebelumnya. Sehingga siapa pun dari Anda tidak perlu memiliki keahlian khusus lebih dulu dalam menjalankan bisnis ini, karena sponsor Anda akan bertindak seperti konsultan mengajarkan cara-cara tersebut kepada Anda.

PENGHASILAN BISA BESAR

Bagaimana dengan perolehan penghasilan? Dalam bisnis jaringan pemasaran, seseorang bisa mendapatkan potensi penghasilan yang tidak ada batasnya. Ini karena bisnis jaringan pemasaran adalah sebuah bisnis duplikasi. Sehingga bila jaringan Anda memenuhi kualifikasi tertentu, penghasilan Anda nantinya bukannya malah menurun, tapi terus meningkat karena duplikasi dalam jaringan Anda juga meningkat.

Sebagai informasi saja, penghasilan yang bisa didapat dari bisnis ini adalah dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah. Bahkan hingga miliaran rupiah. Di Amerika Serikat saja, sekitar 20 persen jutawan di sana mendapatkan penghasilan dari bisnis jaringan pemasaran.

Kenapa seseorang bisa mendapatkan penghasilan yang begitu besar dari bisnis ini? Karena penghasilan itu dihasilkan dari penjualan barang dan jasa yang dengan cepat meningkat jumlahnya, sementara biaya pengoperasian bisnis Anda rendah saja. Perusahaan penyedia barang dan jasa Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa gedung, pegawai, iklan dan tempat stok barang.

Dengan demikian, perusahaan penyedia barang dan jasa Anda bisa memberikan uang yang seharusnya digunakan untuk biaya-biaya tersebut di atas, sebagai penghasilan Anda.

TIDAK PERLU KEAHLIAN KHUSUS

Apakah Anda pernah tertarik akan suatu hal, dan menceritakan hal tersebut kepada semua orang di lingkungan Anda? Ketika Anda menonton film yang bagus, misalnya, kemudian karena Anda sangat menyukainya, Anda menceritakan film itu kepada rekan-rekan Anda sehingga mereka akhirnya juga penasaran dan ingin menyaksikannya.

Atau Anda pernah makan di sebuah restoran yang lezat masakannya? Karena makanan disitu enak sekali, maka ketika pulang Anda menceritakan hal itu kepada keluarga Anda dan selanjutnya mengajak mereka ke sana untuk menikmati makanan itu. Saya pernah melakukannya, dan saya rasa semua orang orang pernah melakukannya. Paling tidak mereka pernah mempromosikan sesuatu yang mereka puji atau sukai. Bisa jenis makanan, bisa merek parfum tertentu, merek sepatu, barang elektronik, hingga jasa binatu sampai kursus dan sekolah.

Kalau dipikir-pikir, pemilik bioskop tempat Anda menonton film mungkin tidak membagikan komisinya kepada Anda. Atau pemilik restoran di mana Anda datang membawa rekan-rekan Anda, juga tidak akan membagikan makanan gratis kepada Anda. Tapi toh Anda rela tidak dibayar. Di sini, Anda sebetulnya sudah melakukan kegiatan menjual atau memasarkan suatu produk jasa.

Ini menunjukkan bahwa tiap manusia sebetulnya punya kemampuan menjual. Hanya saja, mereka sering tidak menyadarinya. Nah, ketimbang kemampuan Anda ini tidak menghasilkan apa-apa, kenapa tidak Anda manfaatkan agar menghasilkan sesuatu bagi Anda?





The URI to TrackBack this entry is:
http://change.blogsome.com/2007/10/02/bisnis-jaringan-pemasaran-1/trackback/



RSS feed for responses to this post. Live Bookmark for Comments

2 Responses Responses to “Bisnis Jaringan Pemasaran” »

  1. Gravatar Image

    neng ika said:

    minal aidin walfaidzin,
    mohon maaf lahir dan batin

    11 hours after the fact.
  2. Gravatar Image

    change said:

    minal aidin walfaidzin,
    mohon maaf lahir dan batin juga ya neng…
    makasih ud mampir………

    2 days after the fact.

Leave a Reply


Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> , 'Smart' Smileys.


    

NOV
2007

Cellfood Testimonial

People like to share their testimonials, their life has been change!


DES
2007

New Member

Last Update 27/03/2008


Speak
Up!

Speak Up

People like to share their testimonials, their life has been change!


Free shoutbox @ ShoutMix

2005
2007

Contact Person:

Please contact us to order or get some information

Jakarta:

JL.Surya Sarana II Q / 7-8
Sunrise Garden, Kedoya Utara,
Kebon Jeruk, Telp.(021) 30522103 / 933 96619 Fax. (021) 5814657,
Hp. 0818 111 771
Jakarta Barat
Kontak : Ibu Ririn
Online Chat
.:: chat with us or leave me message!
.:: chat with us or leave me message!
.:: chat with us or leave me message!
Jakarta Utara, Jakarta Timur, Bekasi: Bp. Eddy Tan : 0812 1180 589

Yogyakarta

Jl. Kaliurang Km. 9.1,
atau Telp.(0274) 6885563, Hp. 0819 0417 3139, Kontak : Bp. Anang .:: chat with us or leave me message!
Cilegon: Ibu Anie : 0888-1272114.:: chat with us or leave me message!
Surabaya : Ibu Endah : 0811 331 5624Bontang: Bpk Abdul Yazid : 0548-24303, 0812 553 4426; Samarinda/BLPP: Bp. Abdul Choliq : 081 255 318 71; Makasar: Ibu Evi : 0813 28823930


Recent Post

  • APA YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG KANKER
  • New Product : ATM Life Mattress
  • Testimoni : Darah Tinggi, Lver dan Benjolan
  • Pemberitahuan!
  • Hasil Test Microscope Cellfood Terhadap Beberapa Kasus.
  • Pengumuman !!
  • Free Delivery dan Konsultasi Gratis
  • Colostrum for Lupus
  • CARA PENGGUNAAN CELLFOOD:
  • Testimoni : Penyakit jantung, Asam urat terlalu tinggi, Kencing manis, Tekanan darah tinggi
  • Testimonial : Tumor
  • Jadwal Konsultasi Dr. Andri
  • Testimoni : Demam & Suhu Badan Tinggi
  • Promo Membership
  • Pesan Ibu
  • Ingin Menjadi member?
  • Paket Cell Renewal Pack (CRP)
  • INDIKASI KHUSUS : KECANDUAN NARKOBA - MEROKOK
  • Testimoni : Jantung Koroner
  • Testimoni : Kanker Cervical (Kanker Leher rahim)
  • Testimoni : Kanker Payudara
  • Testimoni : Jantung Aritmia
  • Gamat Akhiri Derita Stroke dan Asma
  • Selamat Natal & Tahun Baru 2008
  • An Inspiring Warrior!
  • Cellfood One day Seminar with Vice President NU Science
  • Promo Member Desember :
  • Testimoni :
  • Diabetes Mellitus, The Silent Killer
  • 152
  • AIDS di Papua Tertinggi di Indonesia
  • Mencegah & Mewaspadai Kanker
  • Jelly Gamat De Mujarab
  • beberapa pertanyaan :
  • METAL TREATMENT : FRICTION ELIMINATOR
  • CELLFOOD - CAIRAN KEHIDUPAN
  • Testimoni : Kehamilan
  • Testimoni dari Jember : Darah Tinggi , Lever dan Benjolan
  • Bisnis Jaringan Pemasaran
  • Kaki luka akibat Diabetes
  • Beberapa Fakta tentang Oksigen
  • Deteksi Sangat Dini Kanker Payudara, Jawaban untuk Menghindar
  • 65 Persen Kanker Berobat ke RS pada Stadium Lanjut
  • Road to Success Camp Sept 2007
  • Alasan dibalik kegagalan
  • New Product :Mulai Oktober 2007
  • Sehat & tetap bersemangat di Bulan Ramadhan dengan Organic Spirulina
  • ATM Member Promo RAMADHAN BV Sept-Okt 2007
  • Pentingnya Oksigen bagi Regenerasi Sel Tubuh
  • BUSINESS OPPORTUNITY
  • ATM MARKETING PLAN : ATM self use plan. No selling required.
  • Testimoni : Bp. Johnny - Sakit Punggung
  • Beauty Class : Masker Hijau
  • Kanker Ovarium Muncul Tanpa Gejala Khas
  • Konsultasi via Yahoo! Messenger
  • PENCURI IMPIAN
  • SISTEM BREAK : HUKUMAN BUKAN REWARD
  • LIVING WITH AIDS
  • Testimonial: Asam Urat, Kolesterol dan saluran jantung
  • SALURAN JANTUNG TERSUMBAT
  • Tanya - Jawab
  • Universal Love
  • NO Break Away Sistem
  • Apa yang dimaksud dengan GUARANA?
  • TIPS ALCOHOLIC INTOXICATION
  • Kenapa kita tidak sukses di Bisnis Jaringan!!
  • Awas, Bahaya Kanker Kolon!
  • Jelly Gamat dan Diabetes
  • Kembalinya Sebuah Asa Kehidupan : Testimoni Michelle Vallery Halim
  • ATM Hall of Fame, who next..??? You….
  • STOKIST ATM
  • The Miracle of Cellfood..
  • Cara Mudah Menjadi Elite Mobile Stockist!!
  • HEPATITIS B
  • Testimonial IMSOMNIA
  • a Dr. Davids S. Dyer , Postscript
  • Welcome !!
  • ATM sebagai salah satu dari 12 TOP MLM 2006 versi Majalah Sukses
  • Surat Pengiktirafan NuScience
  • Congratulation!
  • World AIDS Day / Peringatan Hari AIDS Sedunia
  • 67
  • Action is Power!!
  • CELLFOOD THE BODY - HIV & AIDS
  • Kanker Payudara
  • Kisah Sukses Distributor Erwin Halim dan Darwati
  • CELLFOOD WORLDWIDE NEWS!
  • Kaya Itu Mimpi
  • Pengumuman : Cellfood di Media Cetak!
  • CELLFOOD is the world’s #1 selling oxygen + nutrient
  • Testimonial Asma
  • CELLFOOD - Liquid For Life | Cairan untuk Kehidupan
  • Tepung Mata Beras Merah Nature’s Garden
  • Guarana
  • Member of Malaysian Direct Distribution Association
  • The Most Potential Company 2006
  • Insentif Tour Umroh with ATM 13-25 Agustus 2006
  • Our Banner
  • 35
  • 34
  • 33
  • Why ATM, not else?
  • WHY MLM?
  • Mengapa tidak berbisnis Network!
  • Menjual : Menciptakan Win-win Situation
  • SEMANGAT RUMPUT
  • Soft Opening PT. ATM Indonesia- 02 April 2006
  • Anda Posisi Dimana
  • Change!
  • Ginjal
  • kencing manis, Berkepala botak
  • 729 National Award & Recognition Night - 29 July 2006
  • Together in the path of Change!
  • How to Ask for What You Want … and Get it!
  • HIV & AIDS Testimonial
  • hati-hati Money Games yang berkedok Bisnis Network
  • Gagal Ginjal
  • Glukoma saya teratasi…
  • CELLFOOD & DIABETES
  • Cellfood Against the Breast Cancer
  • Unlimited Income!!
  • Remember the mayonnaise jar…and the beer
  • Are you a Carrot, an Egg or Coffee Bean?
  • Aku ingin menjadi LUAR BIASA !
  • Keuletan

  • Archieve

  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • March 2008
  • February 2008
  • January 2008
  • December 2007
  • November 2007
  • October 2007
  • September 2007
  • August 2007
  • July 2007
  • June 2007
  • May 2007
  • April 2007
  • March 2007
  • December 2006
  • November 2006
  • October 2006
  • September 2006
  • August 2006


  • Recent Readers

    CELLFOOD Worlwide