Kanker Ovarium Muncul Tanpa Gejala Khas
July 18, 2007
Kanker ovarium susah ditemukan lebih awal, karena sering tidak ada gejala pada stadium awal. Pada banyak kasus, pasien yang datang ke dokter dengan gejala ternyata kanker itu telah menyebar. Kanker itu sudah bertumbuh beberapa waktu sebelum menyebabkan gejala yang khas. Bahkan ketika gejalanya tiba, mungkin samar-samar sehingga para wanita mengabaikannya.
Dr. M. Farid Aziz, Sp.OG, konsultan onkologi ginekologi RS Cipto Mangunkusumo menjelaskan bahwa sebenarnya penyebab kanker ovarium banyak tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang diduga seperti hormon-hormon tertentu misalnya hormon estrogen dikatakan bisa menyebabkan kanker ovarium, kemudian pola makanan tertentu misalnya menggunakan lemak hewani.
Gejala yang umum ditemukan pada kanker ovarium seperti perut mengembung, tidak nyaman pada perut bagian bawah, kurang nafsu makan dan perut berasa penuh, tidak sanggup mencerna, muntah, dan berat badan menurun. Tumor yang besar mungkin menekan organ-organ disekitarnya, misalnya usus besar atau kandung kemih.
Deteksi Dini
Menurut Farid, deteksi awal yang paling bagus adalah pemeriksaan dalam, kemudian diperkuat dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang bisa mengetahui bentuk morfologi daripada ovarium, don pemeriksaan tumor marker (petanda tumor). Dengan pemeriksaan itu, stadium awal akan kelihatan dan bisa diambil suatu diagnosis kemungkinan ganas atau tidak.
Sumber : human health

hidrogen dan nutrisi yang dibutuhkan melalui penyerapan secara langsung oleh tubuh sampai pada sel-sel yang paling kecil dan langsung bekerja memenuhi kebutuhan oxygen dari setiap sel-sel yang ada. 



Posted in
"




