Other Product

  • Gamat De Mujarab

    Anda bisa mengungkap rahasia cara penyembuhan kuno dari kekuatan penyembuh alam.
  • Organic Spirulina

    Makanan yang tinggi protein, dengan lebih dari 60% protein nabati yang mudah dicerna dengan sempurna..
  • Organic Plus

    Membebaskan dan membuang toksin terkumpul dalam badan yang boleh menghambat kesehatan kita.
  • Guarana

    Merupakan buah yang sangat berkhasiat dan sangat terkenal di Brazil.
  • Cellfood Oxygen Gel

    merupakan gel kulit dari penemuan Cellfood yang revolusioner..
  • Tepung Mata Beras

    Beras merah berkualitas yang ditanam tanpa pestisida.
  • Pupuk Superbioganic

    Pupuk organic yang berkualitas tinggi terbuat hasil ekstraksi berbagai bahan organic .

Jogjaproperti.net


VP-Rx Oil is a lubricating gel designed as a sexual aid for men who are interested in adding some spice to their sex life. The oil contains ingredients designed to increase pleasure and improve your sexual experiences.

Awas, Bahaya Kanker Kolon!

Cancer ColonAmatlah wajar bila orang takut terkena penyakit kanker termasuk kanker kolon (kanker usus besar).

Maka segeralah melakukan pencegahan sedini mungkin dengan detoksifikasi.

Penyakit kanker kolon memang merupakan penyakit kanker yang sering dijumpai. Bahkan di Amerika Serikat penyakit kanker kolon merupakan penyakit kanker peringkat ketiga yang sering dijumpai. Di Indonesia penyakit kanker kolon juga termasuk sepuluh penyakit kanker yang sering dijumpai. Sekitar 90 persen penderita yang didiagnosis kanker kolon di Amerika Serikat berusia di atas 50 tahun meski terdapat juga penderita kanker kolon yang berusia jauh lebih muda. Penyakit kanker kolon seperti juga penyakit kanker lainnya merupakan penyakit akibat perubahan gen. Riwayat kanker kolon pada keluarga meningkatkan risiko kanker kolon. Selain itu, polip pada usus, radang kolon (kolitis) juga dianggap meningkatkan risiko penyakit kanker ini. Risiko pada perempuan dan laki-laki lebih kurang sama.

Gejala kanker kolon adalah perubahan pada buang air besar, terdapat darah pada buang air besar, nyeri perut, penurunan berat badan dan disertai rasa badan lemah. Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit kanker ini selain pemeriksaan klinis (riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik) adalah pemeriksaan laboratorium dan kolonoskopi. Pemeriksaan kolonoskopi dilakukan dengan memasukkan pipa lentur yang dilengkapi dengan kamera dan jarum biopsi. Melalui pemeriksaan ini selaput lendir usus besar dapat dilihat dan bagian yang mencurigakan dapat dipotret serta dibiopsi (diambil sedikit jaringan). Pemeriksaan kolonoskopi relatif aman, tidak berbahaya, hanya memang pemeriksaan ini tidak menyenangkan. Cara lain untuk menunjang diagnosis kanker kolon adalah dengan enema barium. Pada pemeriksaan ini dimasukkan barium ke dalam usus besar melalui anus kemudian dilakukan foto rontgen. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi kanker dan polip yang besarnya melebihi satu cm. Kelemahan pemeriksaan ini adalah pada pemeriksaan ini tak dapat dilakukan biopsi.

Kanker kolon dianggap merupakan penyakit kanker yang perjalanannya lambat karena itu masyarakat dianjurkan melakukan deteksi dini. Deteksi dini dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah dalam tinja dan kolonoskopi. Diharapkan dengan cara ini bila terdapat kanker kolon akan didiagnosis pada tahap dini.

Terapi kanker kolon pada tahap dini memberikan hasil yang baik. Terapi pada tahap dini adalah operasi. Bila lokasi kanker dekat anus mungkin dilakukan kolostomi menetap (pembuatan lubang di dinding perut untuk menyalurkan tinja dari kolon). Bila kanker kolon ditemukan pada tahap lanjut selain operasi diperlukan cara pengobatan lain misalnya kemoterapi. Hasil pengobatan pada tahap lanjut kurang memuaskan.

Pemerintah Amerika Serikat dipelopori oleh Presiden Clinton pada bulan Februari 2000 menganjurkan kepada masyarakat Amerika Serikat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker kolon dan rektum serta mengikuti skrining kanker kolon. Kepedulian Anda terhadap keadaan kesehatan Anda dengan cepat berkonsultasi pada dokter merupakan hal yang baik dan hendaknya dilanjutkan dengan pemeriksaan yang dianjurkan agar dapat diagnosis yang tepat. Patut kita ingat bahwa ketakutan untuk menjalani pemeriksaan untuk penyakit kanker tidaklah menghindarkan kita dari penyakit kanker. Bila kita tak mau menjalani pemeriksaan berarti jika ada penyakit kanker kita membiarkan kanker tersebut berkembang tanpa pengobatan. Karena itu, kita perlu membiasakan untuk menjalani deteksi dini penyakit kanker. *

Sumber : kompas

Posted in Product Knowledge, Artikel
posted by change  | 





The URI to TrackBack this entry is:
http://change.blogsome.com/2007/05/31/awas-bahaya-kanker-kolon/trackback/

"RSS feed for responses to this post. Live Bookmark for Comments"

3 Responses Responses to “Awas, Bahaya Kanker Kolon!” »

  1. Gravatar Image

    miss Phu said:

    oww… ya ya..
    trus memangnya apa c penyebab/pemicu kanker kolon itu? boleh tau ndak ?
    dan bagaimana tindakan preventif-nya? thx deh

    4 hours after the fact.
  2. Gravatar Image

    change said:

    Kanker kolon sebagaimana sifat kanker lainnya, memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat, dapat menyusup atau mengakar (infiltrasi) ke jaringan disekitarnya serta merusaknya, dapat menyebar jauh melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ yang jauh dari tempat asalnya tumbuh, seperti ke lever, paru-paru, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan baik.

    Hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti apa penyebab kanker kolorektal. Tidak dapat diterangkan, mengapa pada seseorang terkena kanker ini sedangkan yang lain tidak. Namun yang pasti adalah bahwa penyakit kanker kolorektal bukanlah penyakit menular. Terdapat beberapa faktor resiko yang menyebabkan seseorang akan rentan terkena kanker kolorektal yaitu:

    • Usia, umumnya kanker kolorektal menyerang lebih sering pada usia tua. Lebih dari 90 persen penyakit ini menimpa penderita diatas usia 50 tahun. Walaupun pada usia yang lebih muda dari 50 tahunpun dapat saja terkena. Sekitar 3 % kanker ini menyerang penderita pada usia dibawah 40 tahun.
    • Polyp kolorektal, adalah pertumbuhan tumor pada dinding sebelah dalam usus besar dan rektum. Sering terjadi pada usia diatas 50 tahun. Kebanyakan polyp ini adalah tumor jinak, tetapi sebagian dapat berubah menjadi kanker. Menemukan dan mengangkat polyp ini dapat menurunkan resiko terjadinya kanker kolorektal
    • Riwayat kanker kolorektal pada keluarga, bila keluarga dekat yang terkena (orangtua, kakak, adik atau anak), maka resiko untuk terkena kanker ini menjadi lebih besar, terutama bila keluarga yang terkena tersebut terserang kanker ini pada usia muda.
    • Kelainan genetik, perubahan pada gen tertentu akan meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal. Bentuk yang paling sering dari kelainan gen yang dapat menyebabkan kanker ini adalah hereditary nonpolyposis colon cancer (HNPCC), yang disebabkan adanya perubahan pada gen HNPCC. Sekitar tiga dari empat penderita cacat gen HNPCC akan terkena kanker kolorektal, dimana usia yang tersering saat terdiagnosis adalah diatas usia 44 tahun.
    • Pernah menderita penyakit sejenis, dapat terserang kembali dengan penyakit yang sama untuk kedua kalinya. Demikian pula wanita yang memiliki riwayat kanker indung telur, kanker rahim, kanker payudara memiliki resiko yang tinggi untuk terkena kanker ini.
    • Radang usus besar, berupa colitis ulceratif atau penyakit Crohn yang menyebabkan inflamasi atau peradangan pada usus untuk jangka waktu lama, akan meningkatkan resiko terserang kanker kolorektal.
    • Diet, makanan tinggi lemak (khususnya lemak hewan) dan rendah kalsium, folat dan rendah serat, jarang makan sayuran dan buah-buahan, sering minum alkohol, akan meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal.
    • Merokok, dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker ini.
    37 days after the fact.
  3. Gravatar Image

    fajar said:

    gimana post operasi ca colon itu?

    294 days after the fact.

Leave a Reply



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


VP-Rx Oil is a lubricating gel designed as a sexual aid for men who are interested in adding some spice to their sex life. The oil contains ingredients designed to increase pleasure and improve your sexual experiences.
<